Selasa, 11 Januari 2011

Pengertian Komunikasi

Komunikasi
Komunikasi adalah suatu proses penyampaian informasi (pesan, ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain agar terjadi saling mempengaruhi di antara keduanya. Pada umumnya, komunikasi dilakukan secara lisan atau verbal yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak.Apabila tidak ada bahasa verbal yang dapat dimengerti oleh keduanya, komunikasi masih dapat dilakukan dengan menggunakan gerak-gerik badan, menunjukkan sikap tertentu, misalnya tersenyum, menggelengkan kepala, mengangkat bahu.
Saluran Komunikasi dalam Organisasi
Sebelum membahas pengertian komunikasi organisasi sebaiknya kita uraikan terminologi yang melekat pada konteks komunikasi organisasi, yaitu komunikasi dan organisasi.  Komunikasi berasal dari bahasa latin “communis” atau ‘common” dalam Bahasa Inggris yang berarti sama. Berkomunikasi berarti kita berusaha untuk mencapai kesamaan makna, “commonness”.  Atau dengan ungkapan yang lain, melalui komunikasi kita mencoba berbagi informasi, gagasan atau sikap kita dengan partisipan lainnya.  Kendala utama dalam berkomunikasi adalah kita seringkali mempunyai makna yang berbeda terhadap lambang yang sama.
Steward L.Tubbs dan Sylvia Moss dalam Human Communication menguraikan ada tiga model dalam komunikasi:
1.       model komunikasi linier (one-way communication), dalam model ini komunikator memberikan suatu stimuli dan komunikan melakukan respon yang diharapkan tanpa mengadakan seleksi dan interpretasi. Komunikasinya bersifat monolog.
2.       model komunikasi interaksional. Sebagai kelanjutan dari model yang pertama, pada tahap ini sudah terjadi feedback atau umpan balik. Komunikasi yang berlangsung bersifat dua arah dan ada dialog, di mana setiap partisipan memiliki peran ganda, dalam arti pada satu saat bertindak sebagai komunikator, pada saat yang lain bertindak sebagai komunikan.
3.       model komunikasi transaksional. Dalam model ini komunikasi hanya dapat dipahami dalam konteks hubungan (relationship) antara dua orang atau lebih. Pandangan ini menekankan bahwa semua perilaku adalah komunikatif. Tidak ada satupun yang tidak dapat dikomunikasikan.
Mengenai organisasi, salah satu defenisi menyebutkan bahwa organisasi merupakan suatu kumpulan atau sistem individual yang melalui suatu hirarki/jenjang dan pembagian kerja, berupaya mencapai tujuan yang ditetapkan.  Dari batasan tersebut dapat digambarkan bahwa dalam suatu organisasi mensyaratkan:
  1. adanya suatu jenjang jabatan ataupun kedudukan yang memungkinkan semua individu dalam organisasi tersebut memiliki perbedaan posisi yang jelas, seperti pimpinan, staf pimpinan dan karyawan.
  2. adanya pembagian kerja, dalam arti setiap orang dalam sebuah institusi baik yang komersial mau pun sosial, memiliki satu bidang pekerjaan yang menjadi tanggungjawabnya.
Dengan landasan konsep-konsep komunikasi dan organisasi sebagaimana yang telah diuraikan, maka kita dapat memberi batasan tentang komunikasi organisasi secara sederhana, yaitu komunikasi antarmanusia (human communication) yang terjadi dalam kontek organisasi.  Atau dengan meminjam definisi dari Goldhaber, komunikasi organisasi diberi batasan sebagai arus pesan dalam suatu jaringan yang sifat hubungannya saling bergabung satu sama lain (the flow of messages within a network of interdependent relationships).
Proses komunikasi
Secara ringkas, proses berlangsungnya komunikasi bisa digambarkan seperti berikut:
  1. Komunikator (sender) yang mempunyai maksud berkomunikasi dengan orang lain mengirimkan suatu pesan kepada orang yang dimaksud. Pesan yang disampaikan itu bisa berupa informasi dalam bentuk bahasa ataupun lewat simbol-simbol yang bisa dimengerti kedua pihak.
  2. Pesan (message) itu disampaikan atau dibawa melalui suatu media atau saluran baik secara langsung maupun tidak langsung. Contohnya berbicara langsung melalui telepon, surat, e-mail, atau media lain.
media (channel) alat yang menjadi penyampai pesan dari komunikator ke komunikasi
  1. Komunikan (receiver) menerima pesan yang disampaikan dan menerjemahkan isi pesan yang diterimanya ke dalam bahasa yang dimengerti oleh komunikan itu sendiri
  2. Komunikan (receiver) memberikan umpan balik (feedback) atau tanggapan atas pesan yang dikirimkan kepadanya, apakah dia mengerti atau memahami pesan yang dimaksud oleh si pengirim.
Peranan Komunikasi Informal

Komunikasi informal adalah komunikasi yang terjadi diantara para anggota organisasi atas
dasar kehendak pribadi, tanpa memperhatikan posisi/kedudukan mereka dalam organisasi.Informasi dalam komunikasi informal ini mengalir ke atas, ke bawah, atau secara horizontal, dan ini terjadi jika komunikasi formal kurang memuaskan anggota akan informasi yang diperlukan. Komunikasi informal disebut juga dengan grapevine (desas desus) cenderung berisi laporan rahasia mengenai orang, atau kejadiankejadian di luar dari arus informasi yang mengalir secara resmi. Namun walaupun informasinya bersifat informal, grapevine ini bermanfaat bagi organisasi. Bagi pimpinan grapevine dapat menjadi masukan tentang perasaan karyawannya, sedangkan bagi sesame karyawan komunikasi informal ini bisa menjadi saluran emosi mereka. Agar komunikasi berjalan efektif maka diperlukan jaringan komunikasi (network) baik yang bersifat formal maupun informal.

Sumber:
http://repository.usu.ac.id/bitstream

Manajemen Umum

Pengertian Manajemen Umum
           Manajemen adalah suatu proses yang terdiri dari rangkaian kegiatan, seperti perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengendalian/pengawasan, yang dilakukan untuk menetukan dan mencapai tujuan yang telah ditetapkan melalui pemanfaatan sumberdaya manusia dan sumberdaya lainnya.

Tingkatan manajemen

Dilihat dari tingakatan organisasi, manajemen dibagi dalam 3 tingkatan yaitu:
1. Manajemen Puncak (Top Management)
Manajer bertaggungjawab atas pengaruh yang ditmbulkan dari keputusan-keputusan manajemen keseluruhan dari organisasi. Misal: Direktur, wakil direktur, direktur utama. Keahlian yang dimiliki para manajer tinggkat puncak adalah konseptual, artinya keahlian untuk membuat dan mmerumuskan konsep untuk dilaksanakan oleh tingkatan manajer dibawahnya. Misal:
2. Manajemen Menengah (Middle Management)
Manajemen menengah harus memeiliki keahlian interpersonal/manusiawi, artinya keahlian untuk berkomunikasi, bekerjasama dan memotivasi orang lain. Manajer bertanggungjawab melaksanakan reana dan memastikan tercapainya suatu tujuan. Misal: manajer wilayah, kepala divisi, direktur produk.
3. Manajemen Bawah/Lini (Low Management)
Manager bertanggung jawab menyelesaikan rencana-rencana yang telah ditetapkan oleh para manajer yang lebih tinggi. Pada tngkatan ini juga memiliki keahlian yaitu keahlian teknis, atrinya keahlian yahng mencakup prosedur, teknik, pengetahuan dan keahlian dalam bidang khusus.
Teori Evolusi Manajemen
  1. Aliran Manajemen Ilmiah : menerangkan secara ilmiah metode terbaik untuk melaksanakan tugas apapun, dan untuk menyeleksi, melatih , dan memotivasi pekerja
  2. Teori Organisasi Klasik : Menumbuhkan kebutuhan untuk menemukan pedoman pengelolaan organisasi kompleks.
  3. Aliran Tingkah Laku : muncul sebagai akibat dari pendekatan klasik tidak berhasil mencapai produksi efisien dan harmoni di tempat kerja yang memadai
  4. Aliran Ilmu Manajemen : Pendekatan masalah manajemen dengan penggunaan teknik matematik untuk membuat model, menganalisis, dan menyelesaikan.
  5. Pendekatan Sistem : Pandangan organisasi sebagai sistem yang dipersatukan dan diarahkan dari bagian bagian yang saling berkaitan.
Lingungan Manajemen

Manajemen tidak lepas dari masalah lingkungan yg dihadapi oleh seorang manager .Perbedaan dan kondisi lingkungan akan berpengaruh terhadap konsep dan teknik serta keputusan yg akan diambil. Sebagai seorang manager tidak harus memperhatikan lingkungan usahanya atau intern saja, tapi juga harus bisa mengantisipasi lingkungan di luar perusahaanya atau ekstern.
Untuk mencapai tujuan organisasi tidak lepas dari lingkungan ekstern yg terjadi, apa lagi bagi organisasi atau perusahaan yg menghasilkan barang-barang yg dibutuhkan oleh konsumen. Oleh karena itu manajer harus memperhatikan dan mempertimbangkan unsur-unsur serta kekuatan-kekuatan lingkungan ekstern dalam setiap manajemen.

Faktor-faktor Eksternal Mikro dan Makro
Lingkungan ekstern atau eksternal terdiri atas unsure-unsur yg berada di luar organisasi, dimana unsur-unsur ini tidak dapat dikendalikan dan diketahui terlebih dahulu leh manajer, disamping itu akan mempengaruhi manajer di dalam pengambilan keputusan yg akan dibuat. Unsur-unsur lingkungan ekstern organisasi contohnya yaitu :
• Perubahan Perekonomian
• Peraturan Pemerintah
• Prilaku Konsumen
• Perkembangan Teknologi
• Dan Politik.
Lingkungan ekstern dibagi menjadi dua yaitu :
• MIKRO : Lingkungan yg mempunyai pengaruh langsung terhadap kegiatan manajemen yg terdiri atas penyedia, langgana, para pesaing, lembaga perbankan, dan bukan bank .
• MAKRO : Lingkungan yg mempunyai pengaruh tidak langsung, seperti kondisi perekonomian, perubahan teknologi, politk, dan sosial.




Sumber  :www.goolge.com dan lain lain . . .

Sabtu, 27 November 2010

+ realita +

Tradisi dan Budaya merupakan hasil kreasi manusia. Ketika Tradisi dan Budaya dihadapkan oleh Zaman Modern, sebagian tetap Berpegang Teguh dan ada pula yang menggantinya dengan Budaya dan Tradisi Modern ( Modernitas / Zaman Modern ).
Tidaklah sulit untuk melihat hal Negative Modernitas dari segi Ekonomi, Sosial dan Budaya. Tanpa kita sadari, Indonesia telah mengalami ketiga hal diatas;

1. Perekonomian yang tidak membaik disebabkan hutan Luar Negeri, Korupsi, Penebangan Liar, Aset Negara Yang Dikuasai Oleh Investor Asing, hanya karena APBN/APBD atau Rakusnya para Obligor-Obligor dan Pejabat Negara Ini.
2. Kehancuran Moral para Pemuda/i. dikarenakan Pergaulan Bebas, Diskotik, Tempat-Tempat Prostitusi, Narkoba, Miras, Perjudian, Pembunuhan, Mutilasi, Kasus Areil & Luna dan Kasus Video Mesum Lainnya.
3. Budaya yang masuk ke Indonesia dapat berkembang dengan pesat dan bebas tanpa ada Kontrol dan Batasan dari Pemerintah dan MUI. seperti ; Para Bule yg memperkenalkan budaya bebas telanjang dii Indonesia, Minuman-Minuman Keras Produk Luar Negeri dapat bebas beredar.dll.

Ketiga aspek ini saling berkaitan. Alasan Pancasila dan UUD 45 yang menghargai penganut Agama lain, Menjunjung Tinggi Kebebasan Beragama, Demokrasi, hanya sebagai tameng bagi mereka yang mempunyai kepentingan.
APAKAH Anggota Dewan Yang Merasa Terhormat, Walikota, Bupati, Gubernur, Menteri dan Presiden MASIH MENJADIKAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NEGARA...? "saya ragukan hal itu"...!!!

BAYANGKAN, Untuk membuat UUD kita harus mengambil dasarnya dari Pancasila, Untuk membuat peraturan kita harus mengambil dasarnya dari Pancasila.
Oleh karena itu, Pancasila disebut Dasar Negara (The Five Basic Principles). Pancasila sendiri terdiri dari dua kata (Sansekerta) yaitu PANCA berarti LIMA dan SILA berarti PRINSIP atau ASAS.
Dalam PANCASILA ada SILA KETUHANAN, SILA KEBANGSAAN, SILA KEMANUSIAAN, SILA KERAKYATAN DAN KESEJATERAAN RAKYAT.
SILA pertama ; Ketuhanan YANG MAHA ESA.
Apakah TUHAN itu KOTOR? Jawabannya TIDAK. Apakah TUHAN itu Menyukai yang KOTOR? Jawabanya TIDAK.
Apakah Prostitusi, Perzinahan, Perjudian, Miras, Pembunuhan, Penebangan dan Penambangan Yang Merusak, SESUAI DENGAN NILAI-NILAI KETUHANAN...??? Ketiga agama (Yahudi, Kristen dan Islam) pun SEPAKAT "bahwa Perjudian, Perzinahan, Pembunuhan, Korupsi dll tidak sesuai dengan NILAI-NILAI KETUHANAN". Lalu knp berkembang pesat diIndonesia ... ? Siapa Yang Bertanggung Jawab ... ? Tuhan, Agama, Manusia, Pemerintah ... ?

- Apakah karena Kemanusiaan kemudian kita merelakan BUDAYA ASING merusak MORAL anak bangsa...?
- Apakah karena Malasyia Bangsa Melayu, kemudian kita membiarkan Negara Indonesia DiInjak-Injak...?
- Apakah karena MEREKA PEJABAT, kemudian kita melupakan RAKYAT dan membiarkan mereka KORUPSI...?
TIDAK.TIDAK dan TIDAK ... !!!

sampai kapankah rakyat harus menerima semua ini ... ?
Dalam UUD 1945 juga sudah ditegaskan, kalau semua kekayaan alam dikelola secara maksimal untuk kemakmuran masyarakat dan bangsa Indonesia.
1. Jangan sampai KOTA PALU Rusak oleh ulah Obligor dan Pejabat Korup.
2. Antisipasi dan Kontrol terhadap Budaya Asing yang akan merusak Generasi Penerus Bangsa.
3. PEMKOT dan PEMDA Harus menguasai Semua ASET yang ada kemudian memperkerjakan PUTRA/i DAERAH untuk mengurangi Pengangguran diKota Jakarta.

Jumat, 19 November 2010

kebudayan adat pernikahan jaman sekarang

Kebudayan dan adat jaman sekarang
Sudah tidak lazim lagi kebudayan zaman sekarang yaitu pernikahan dini bagi para muda/i . banyak sekali teman-teman kita yang berfikir pendek.mereka tidak lagi memakai akal dan pikiran mereka.senang mencoba hal-hal baru?dan tidak memikirkan masa depannya.terkadang saya juga bingung kenapa mereka bisa sedemikian bodohnya cara pola berfikirnya.padahal merekan sudah dewasa.yang seharusnya sudah bisa mengambil memilih mengolah mana yang baik dan mana yang buruk untuk mereka jalani dalam kehidupannya.hamil luar nikah?itu adalah akibat yang mereka dapatkan dari pergaulan bebas.nikah dalam keadaan hamil?setega itu mereka membuat malu keluaraganya.dan mereka hanya akan menyesal dikemudian hari.banyak teman-teman saya yang mengeluh karna pernikahan dini.mereka masih ingin bermain nongkrong bersama teman-teman dan ingin menikmati masa mudanya.tapi karna mereka sudah menikah dan istrinya bawel tidak mau ditinggal jadinya mereka pun jadi terkadang suka stress.dan bahkan ada yang mengambil jalan cerai.ehmm, sangat tragis dan mengerikan.. malu dikeluarga menjadi lebel janda dan duda.sudah tidak tau kemana lagi masa depannya kelak.selagi orang tua kita mampu manfaatkanlah segala fasilitas mereka, dan janganlah membuat mereka sakit dengan kebodohan kecerobohan kita.karna ingat kitapun nanti akan menjadi orang tua juga.dan tidak tau bagaimana kalau kita menjadi posisi orang tua itu.yang malu tecoret harkat martabatnya karna kelakuan yang sangat tidak baik itu.jaga nama baik orang tua.dan raihlah cita-cita setinggi mungkin.karna kalau bukan diri kita yang membuat masa depan kita cerah siapa lagi?kehidupanmu esok tidak ada yang tau.dan terima kasih ya allah engkau telah menjaga imanku.dan mudah-mudahan semua yang tejadi pada teman-temanku hanyalah pengalaman yang dapet membuatku untuk maju dan tidak untuk menengok kebelakang.

Kamis, 18 November 2010

kebudayan adat pernikahan jaman sekarang


Kebudayan dan adat jaman sekarang
Sudah tidak lazim lagi kebudayan zaman sekarang yaitu pernikahan dini bagi para muda/i . banyak sekali teman-teman kita yang berfikir pendek.mereka tidak lagi memakai akal dan pikiran mereka.senang mencoba hal-hal baru?dan tidak memikirkan masa depannya.terkadang saya juga bingung kenapa mereka bisa sedemikian bodohnya cara pola berfikirnya.padahal merekan sudah dewasa.yang seharusnya sudah bisa mengambil memilih mengolah mana yang baik dan mana yang buruk untuk mereka jalani dalam kehidupannya.hamil luar nikah?itu adalah akibat yang mereka dapatkan dari pergaulan bebas.nikah dalam keadaan hamil?setega itu mereka membuat malu keluaraganya.dan mereka hanya akan menyesal dikemudian hari.banyak teman-teman saya yang mengeluh karna pernikahan dini.mereka masih ingin bermain nongkrong bersama teman-teman dan ingin menikmati masa mudanya.tapi karna mereka sudah menikah dan istrinya bawel tidak mau ditinggal jadinya mereka pun jadi terkadang suka stress.dan bahkan ada yang mengambil jalan cerai.ehmm, sangat tragis dan mengerikan.. malu dikeluarga menjadi lebel janda dan duda.sudah tidak tau kemana lagi masa depannya kelak.selagi orang tua kita mampu manfaatkanlah segala fasilitas mereka, dan janganlah membuat mereka sakit dengan kebodohan kecerobohan kita.karna ingat kitapun nanti akan menjadi orang tua juga.dan tidak tau bagaimana kalau kita menjadi posisi orang tua itu.yang malu tecoret harkat martabatnya karna kelakuan yang sangat tidak baik itu.jaga nama baik orang tua.dan raihlah cita-cita setinggi mungkin.karna kalau bukan diri kita yang membuat masa depan kita cerah siapa lagi?kehidupanmu esok tidak ada yang tau.dan terima kasih ya allah engkau telah menjaga imanku.dan mudah-mudahan semua yang tejadi pada teman-temanku hanyalah pengalaman yang dapet membuatku untuk maju dan tidak untuk menengok kebelakang.

kebudayan adat pernikahan jaman sekarang

Kebudayan dan adat jaman sekarang
Sudah tidak lazim lagi kebudayan zaman sekarang yaitu pernikahan dini bagi para muda/i . banyak sekali teman-teman kita yang berfikir pendek.mereka tidak lagi memakai akal dan pikiran mereka.senang mencoba hal-hal baru?dan tidak memikirkan masa depannya.terkadang saya juga bingung kenapa mereka bisa sedemikian bodohnya cara pola berfikirnya.padahal merekan sudah dewasa.yang seharusnya sudah bisa mengambil memilih mengolah mana yang baik dan mana yang buruk untuk mereka jalani dalam kehidupannya.hamil luar nikah?itu adalah akibat yang mereka dapatkan dari pergaulan bebas.nikah dalam keadaan hamil?setega itu mereka membuat malu keluaraganya.dan mereka hanya akan menyesal dikemudian hari.banyak teman-teman saya yang mengeluh karna pernikahan dini.mereka masih ingin bermain nongkrong bersama teman-teman dan ingin menikmati masa mudanya.tapi karna mereka sudah menikah dan istrinya bawel tidak mau ditinggal jadinya mereka pun jadi terkadang suka stress.dan bahkan ada yang mengambil jalan cerai.ehmm, sangat tragis dan mengerikan.. malu dikeluarga menjadi lebel janda dan duda.sudah tidak tau kemana lagi masa depannya kelak.selagi orang tua kita mampu manfaatkanlah segala fasilitas mereka, dan janganlah membuat mereka sakit dengan kebodohan kecerobohan kita.karna ingat kitapun nanti akan menjadi orang tua juga.dan tidak tau bagaimana kalau kita menjadi posisi orang tua itu.yang malu tecoret harkat martabatnya karna kelakuan yang sangat tidak baik itu.jaga nama baik orang tua.dan raihlah cita-cita setinggi mungkin.karna kalau bukan diri kita yang membuat masa depan kita cerah siapa lagi?kehidupanmu esok tidak ada yang tau.dan terima kasih ya allah engkau telah menjaga imanku.dan mudah-mudahan semua yang tejadi pada teman-temanku hanyalah pengalaman yang dapet membuatku untuk maju dan tidak untuk menengok kebelakang.

kebuadayaan kampus


Kebudayaan kampus yang sangat abadi hingga saat ini bagi mahasiswa ialah keterlambatan masuk jam kuliah.tidak tahu kenapa mereka selalu ada saja setiap mata jam kuliah terlambat, begitulah yang saya amati hingga saat ini.tata tertib diuniversitas gunadarma menurut saya adalah kampus yang sangat menyenangkan.karna kalau menurut saya dosennya baik-baik dan mereka dalam mengajari para mahasiswa/i  tidak kaku.mereka bisa membawa suasana dan jadinya setiap dalam pembelajaran pun kita semua dapat menikmatinya.jadinya saya sangat-sangat nyaman kuliah disini.gak rugi deh masuk gundar.hehehee ,, mereka para dosen serius tapi santai.jadinya gak ribet dan kita pun suka dengan cara pembelajarannya. dan para seniornya pun ramah-ramah semuanya.tidak ada disini yang namanya senioritas.malah yang ada kalau ada adik kelas yang ada kesulitan dalam kuliah mereka dengan tangan terbuka dan senang hati dapat membantu.wuihh asikk banget deh meraka, dan belum pernah saya mendengar gunadarma itu mahasiswanya yang pada ribet demo, ribet bertengkar antar mahasiswa atau kampus lain.soalnya gak bagus juga si diliat kalau mahasiswa kuliah tinggi-tinggi banyak pengeluaran tapi Cuma buat berantem dan yang ada Cuma buang-buang waktu dan merugikan saja.digunadarma kampus yang sangat pengertian kepada mahasiswa/I yang kurang mampu.jadinya buat mereka yang memang tidak ada biaya dan mereka serius belajar gak usah takut buat setengah jalan.karna disini banyak banget program beasiswanya buat mereka yang berprestasi.asik bangetkan???hiihhihi
Ohya,digundar saya mengambil ekskul hockey, menyenangkan dan sangat asik.buat kalian yang mau gabung masuk ikut aja sumpah gak rugi banget.disini juga banyak ekskul lainnya yang sangat menyenangkan dan dapat mengembangkan bakat mahasiswa/inya.serukan digunadarma.